Tuesday, October 20, 2009

10 Cara Menghindari Pembajakan Versi TIKA & the dissidents

Mari kita tanya TIKA & the dissident, gimana cara menghindari pembajakan:

1. Kalo ketemu pembajakan di jalan dan dia belok kanan, maka kamu belok kiri. Niscaya terhindarlah dirimu dari pembajakan.

2. Menggunakan teknologi canggih dimana saat lagu diunduh secara ilegal, maka volumenya akan gede kecil seperti tulisan muda-mudi masa kini.


3. Mengganti sisipan RBT dengan uang Rp 50.000, voucher pijat, beserta ijazah palsu dari kampus-kampus semi bobrok yang tinggal diisi nama dan tanggal lahir.

4. Bikin CD yang kalo diterawang, terlihat gambar pangeran Diponegoro.


5. Setiap kali orang mengunduh lagu secara ilegal, akan muncul video testimonial mengharukan dari musisi-musisi tentang penderitaan mereka akibat pembajakan. Sangat mengharukan hingga si pembajak insaf dan memborong CD asli dari band-band yang dia tak pernah tau sekalipun.

6. CDnya bisa dimakan. Tersedia berbagai macam rasa: gajebo, cincang, ayam pop, dan dendeng batokok.

7. Untuk menghindari pembajakan, maka gantilah huruf "J" dengan "C" dan hilangkan huruf "K", maka "Pembajakan" pun akan musnah dan tersingkirkan oleh "Pembacaan" yang lebih mulia.

8. Cari tau siapa si gembong pembajakan, lalu ajak dia ngeband bareng. Suruh dia bayar studio latihan, rekaman, transportasi, dll. Biar dia merasakan perjuangannya jadi musisi sampai dia menangis-nangis mohon ampun kepadamu.

9. Masukkan mantera pelet dalam setiap kemasan CD.

10. Tidak teriak-teriak kepada orang-orang yang membajak. Percayalah bahwa marah-marah, memasang tulisan ‘Stop Piracy’ di cover CD kamu atau slogan-slogan lainnya tidak akan menghentikan pembajakan. Jadi fokuslah justru kepada orang yang masih setia membeli CD original mu. Hargai mereka dengan memberikan produk terbaik yang bisa kamu kasih, dengan harga yang masuk akal.



Love Sister, Peace Brother
Tika, Okky, Susan dan Luky

Di Sini Asli, Di situ Palsu...

Duh, ini barang asli apa palsu ya? Bingung gue, nah biar ga bingung, OUCH! bakal kasih tau gimana cara ngebedain barang asli sama palsu. PLUUSS tempat-tempat yang biasa jadi gudang barang-barang aspal (biar lo ga kecele…). You better watch this!

Beda barang asli sama palsu :


1. Harga Barang

Jangan pernah percaya itu barang asli kalo harganya 30% lebih murah dari original-nya. Kalo pun asli, biasanya itu barang reject atau out of season.

2. Struktur Barang

Pastinya, barang asli strukturnya lebih kokoh, apapun bahannya, parasut, kanvas, atau kain. Jahitannya juga kuat, biasanya pake sistem double stitch (jahitan rangkap dua.

3. Resleting

Perhatiin deh, bahan resleting asli justru agak kasar dan biasanya kaitnya diembos dengan logo merk. Udah gitu, zipper-nya juga punya ukuran standar berat dan dimensi tertentu (lebih ribet kan?).

4. Made in

Kalau barang merk asli bertuliskan “Made in Italy” atau “Made in France” bukan “Made in Paris”, hehehe…

5. Nomor seri

Biasanya tersembunyi di bagian dalam tas. Apalagi buat tas bermerk, pasti ada nomor seri kayak LV SP0037 yang artinya dibuat bulan Maret tahun 2007. Coba deh klik http://purseblog.com, www.mypoupette.com, atau www.caroldiva.com buat ngecek keaslian nomor seri.

Nah, barang Aspal, biasanya dijual di :

1. Taman Puring

Pasar di daerah Kebayoran Baru ini, lengkap nih ngejual berbagai koleksi jam,baju, sampe sepatu dari merk-merk ternama. Soal mutu, yah namanya juga barang bajakan,
KW 1 ato KW 2 laaah...

2. Pasar Ular (Paul )

Letaknya di Plumpang, Jakarta Utara ini juga ga jauh beda sama Tampur. Bedanya,Kalo di sini barang-barang yang dijual tu asli dari impor tapi diambil dari pelabuhan
Tanjung Priok. Ibaratnya illegal, jadi ga kena pajak. Beeeh, yang kayak begini ni,
tahun 2009 masih ga bayar pajak?

3. Glodok

Semua orang juga pasti tahu kalo Glodok tuh pusatnya barang elektronik, termasuk
DVD dari yang asli sampe yang palsu. Tapi, banyakan sih yang bajakan.

Yakin masih mau beli barang bajakan???

ORIGINAL OCTOBER…

Asli banyaaaknya…Di bulan Oktober ini kita sediain banyak hadiah yang bisa lo dapetin secara cuma-cuma. Cukup kirim sms aja Sob ke 0818-699 679, formatnya: OUCH! QUIZKOTANAMASEKOLAHJAWABAN
ato ada yang mau jawab via online? Bisa tentunya di www.majalahouch.com post di forumnya langsung yaaa...

Tika & The Dissident, The Headless Songstress



Ga cuma musiknya yang OKE berat Sob, tapi packaging albumnya juga OKE berat karena sangat multifungsi. Kita bakal kasih CD album terbaru mereka buat yang bisa nyebutin gambar apa yang jadi icon untuk album terbaru dari Tika & The Dissident...Hajar SMS langsung...

Free Ticket to Soulnation



Soulnation balik lagi nih Sob, tanggal 30&31 Oktober 2009 nanti, di Istora Senayan. OUCH! bagi-bagi tiketnya yang kedua kali GRATIS nih Sob...Kasih tau dulu ke kita siapa aja artis yang bakal main di Soulnation nanti... 2 orang yang paling hoki bakal dapetin sepasang tiket nonton Soulnation...GRATEEES!

Salon ‘Qu



Siapa sih yang mau kalo dipanggil “copy cat”? Ga mau kan pastinya...Mau dibilang gayanya original? Kayaknya lo butuh kesini deh untuk di make over...OUCH! rekomendasiin satu tempat yang tiada duanya. Salon ‘Qu, terletak di Jalan Woltermonginsidi, Kebayoran, Jakarta Selatan, emang jadi tempat yang top markotob buat lo yang mau keliatan beda. Buat buktiin apa yang kita kasih tau tadi, OUCH! mau bagi-bagi voucher nyalon gratisnya, kasih tau ke kita, kapan terakhir lo pergi ke Salon. Yang beruntung bakal untung karena dapet voucher Rp 100.000,- untuk nyalon di Salon ‘Qu...

Geulis



Lo pasti tau kan kalo Batik itu adalah ORI berasal dari Indonesia? Nah, kalo clothing line “Geulis” yang asli buatan anak Indonesia ini juga asli terinspirasi dari eksotika batik asli Indonesia. Penasaran...penasaran? Coba lo mampir ke Alun-alun Grand Indonesia buat ngeliat produknya. Dan buat yang penasaran dapetin produknya gretong alias gratis dari OUCH! Langsung aja SMS ke kita, kasih tau ke kita, ada berapa sih baju batik yang lo punya selain seragam sekolah...

Club Eighties, 80 Kembali



Akhirnya, album terbaru mereka keluar juga. Seperti biasa, dengan gaya mereka yang original 80’an mereka kembali menggebrak dunia permusikan lokal ...Tanpa banyak basa-basi, kita bagi-bagiin nih FREE CD nya buat semua Ouchers yang juga Clubbers. Cukup nyebutin personil Club Eighties favorit lo, yang paling cepat, dia akan menaaang...

Original, Ga Perlu Mahal!


Buat tampil beda plus original ga perlu harga yang mahal kok Sob. Cuma Salon ‘Qu tempatnya, yang sesuai dengan kantong kita semua. Ada tiga hal yang jadi keunggulan dari Salon ‘Qu: Murah, Berani dan Beda! Nyalon disini dijamin ga mahal. Salon ‘Qu juga selalu ngasi terobosan-terobosan terbaru mereka untuk perawatan-perawatan. Dan terakhir nih, rasain bedanya setelah keluar dari Salon ini.

Letaknya strategis banget, di Jalan Woltermonginsidi No. 40 Jakarta Selatan. Kalo diitung jarak dari kantor OUCH! cuma 10 menit Sob. Tempatnya nyaman banget serasa dirumah sendiri, dengan interior design yang unik. Dan ada satu hal yang paling ciamik nih Ouchers, untuk pelajar dan masih ada discount tambahan 10%, ketentuannya, berlaku di setiap hari Senin sampe Kamis, tinggal nunjukin kartu pelajar aja kok. Wuiduih...Double Happiness kalo gini...

Penasaran sama hasil keluar dari dari Salon ini, perhatiin halaman fashion edisi September dan Oktober sob...Mantafff kan? Berangkat deh kesini...

Salon ’Qu
Jalan Woltermonginsidi No.40, Lantai 2, Kebayoran, Jakarta Selatan
Telp. 021-7253636
Fax. 021-7220382

KATA SIAPA NYONTEK ITU SALAH ???

Meniru, menjiplak, meng-copy, membajak, mencontek atau apapun itu namanya, kayaknya masih seru dan ga pernah akan ada habisnya nih sob. Mulai dari kebudayaan kita yang katanya dicontek oleh negeri tetangga, lagu ciptaan kita dipake jadi lagu orang lain (atau sebaliknya), sampe yang paling deket sama kehidupan kita sekarang ya nyontek pas ujian . Kalau mau dibahas pokoknya panjaaaaaangg deeh.

Nah, kalo bro M nih mikirnya... Emang meniru itu salah ya? Atau batasannya apa sih sehingga itu dibilang salah atau bener? Undang-undangnya kayak apa sih? Duhhh ribeettt dehhh… Jangan salah sangka dulu nih, bro M ga bilang menjiplak itu bener yah, apalagi bilang lo nyontek pas ulangan itu ga salah (jangan seneng dulu sob, hehehe).

Bro M cuma ambil contoh dari negara penciptanya PS 3, iya si Jepang, negara kecil yang sangat powerfull di Asia bahkan di dunia. Mereka dulu terkenal sebagai negara yang jagonya menjiplak! Semua barang dari negara lain dijiplak sama mereka, tapiii, ada tapinya nih sob.. mereka menjiplak dan menambahkan nilai lebih ke hal atau barang tersebut, sehingga pada akhirnya justru lebih bagus dari aslinya. Misalnya nih, lo pasti semua tau Toyota kan? produsen mobil dari Jepang ini dulunya cuma meniru dan berguru dari mobil-mobil Eropa dan Amerika. Sekarang? Kalau kamu tau GM (General Motor) si raksasa mobilnya Amerika, udah mau bangkrut, tapi justru Toyota jadi produsen mobil paling laku di dunia! Hebat kan?

Nah, sekarang apa kamu masih bilang meniru itu salah? Menjiplak itu haram? Bingung kan? Gini sob, kalo bro M bilang semua itu ga ada parameternya, yang jadi acuan adalah bagaimana kita mengembangkan dan menjadikan itu lebih berguna buat kita dan orang banyak. Kalau meniru 100% itu udah pasti salah!! Kalau meniru dan menambah kegunaannya itu 300% bener!!! Setuju ga? Tapi jelas yah kalau mencontek saat ulangan itu 100% salah!!! Kecuali kalau ga ketauan atau contekannya dibagi juga sama temen lain yang membutuhkan :-p

cotton.ink, More than just Pieces of Shawl

Coba deh Sob, sekarang lo buka lemari lo dan itung ada berapa shawl yang lo punya sekarang, dari mulai yang polos, kotak-kotak, gambar tengkorak sampe bunga-bunga. Shawl-nya boleh banyak tapi OUCH! yakin pasti cara pakenya sama-sama aja. Mungkin ini yang jadi salah satu yang akhirnya menginspirasi cotton.ink untuk ngeluarin produk shawl yang walaupun barangnya cuma satu tapi cara pake nya bisa leeebih dari satu. Yang paling OK lagi, shawl-nya ini unisex Sob…Semua bisa pake.




Let’s check their online catalogue on www.cottonink.blogspot.com. Pilihan jenis shawl, warna sampe cara pake nya, leengkap…kap…kap ada disana. Cuma dengan 50ribu, lo udah bisa dapetin 1 classic shawl. Masih ada acid wash, fringe and krey shawl yang bisa jadi pilihan dan harganya sangat terjangkau. Akan makin keren lagi nih, kalo lo punya ide original cara pake shawl tersebut Sob. Jangan lupa share ke Ouchers yang lainnya juga yah kalo lo menemukan terobosan baru make shawl dari cotton.ink!

Cutting Edge Batik presented by GEULIS


Ada banyak cara untuk ngehargain budaya bangsa sendiri dan salah satu yang bisa kita contoh adalah si founder dari Geulis ini. Terinspirasi dari warisan budaya Indonesia yaitu Batik akhirnya mereka kepikiran untuk bikin clothing line yang produknya tetep berjiwa muda tapi ga ninggalin khasanah budaya negeri sendiri yaitu batik.

Walaupun belum genap berumur dua tahun, tapi menurut OUCH! produknya sangat ruuuaaarrr biasa Sob. Gimana ga? Kalo lo perhatiin dengan sangat. Kebanyakan baju yang berbau batik di luar sana pasti akan make bahan 100% batik untuk ngejadiin satu buah baju dan hasilnyaaa…yah, kurang lebih sama-sama aja kayak toko sebelah lah. Beda banget sama produknya Geulis, mereka lebih berani untuk mix bahan lainnya dengan batik dan hasilnya hooplaaa, ga akan ada deh yang nyamain.

Soal harganya juga terjangkau banget kok, start dari 85ribu rupiah aja lo bisa bergaya original keren tapi tetep berbudaya (berat ga tuh?). Untuk sementara ini produknya masih terbatas di jual di bazaar-bazaar cutting edge dan Alun-alun Grand Indonesia. Tapi soon…lo udah bisa produk mereka secara online Sob, di www.geulisonline.com. Penasaran sama produknya? Nih, kita kasih contact mereka ya, silakan berkorespondensi melalui email yang ditujuin ke: geulisgeulis@gmail.com.

Dibajak, Malah Jadi Terkenal…

Hampir semua barang kayaknya ada bajakannya deh. Termasuk film, lagu sampe game PC. Kalo udah gini, pihak yang dirugiiin siapa lagi kalo bukan si pencipta karya atau artisnya. Tapi, tunggu dulu sob! Untuk beberapa artis di bawah ini bajakan malah jadi menguntungkan buat mereka. Kok bisa ya...?

Kangen Band



Band yang terdiri atas Doddy, Andika, Tama, Lim, Nory, dan Barry ini emang sangat diuntungkan dengan adanya bajakan. Bukan rahasia lagi Ouchers, kalo band asal Lampung ini ”meledak” gara-gara lagunya dibajak. Darimana taunya? Wong, albumnya belum keluar, tapi fansnya udah segudang!

Saking fenomenalnya, pihak label melirik mereka, dan lahirlah album perdana bernama Tentang Aku, Kau dan Dia (2007). Saat ini Kangen band udah ngerilis album ketiga yang dikasih judul PUJAAN HATI, dengan hit single ”Terbang Bersamaku”.

Everybody loves Irene



Kalo band ini lebih gokil lagi sob. Band yang berdiri tahun 1998 ini malah seneng kalau hasil karyanya dibajak. Maklum, band yang terdiri dari Yudhi Arfani (gitar), Dimas Anindityo (bass), Mulyadi Triharsono (drum), Irene Yohanna (vokal) dan Aulia Naratama (synthetizer) masih bergerak di jalur indie yang biaya produksi (termasuk biaya distribusinya) berasal dari biaya sendiri.

Mereka bahkan pake jasa internet melalui situs jejaring sosial kayak Facebook dan Myspace buat media promosi album dengan tagline “Sharing is not Stealing, Love is Sharing”. Jadi Ouchers bisa ngunduh gratis 1 lagu mereka berjudul ”Rindu” secara gratis. Yang lebih gokil lagi nih, kalo mereka manggung, kalian bakal dibagiiin lagu tersebut melalui koneksi Bluetooth yang dikenal dengan istilah Bluecasting.


Tapi tetep lah sob, kalo bisa sih jangan beli bajakan. Hargailah hasil karya seseorang terutama produk dalam negeri

Pasti KEREN, Karena Bikinan Sendiri!

Tau ga, salah satu faktor penyebab piracy atau copycat itu apa? Apalagi kalo bukan kepercayaan diri yang kurang alias ga PD ato minder. Mau tau juga ga kalo sebenarnya lo semua bisa membantu meminimalisir meluasnya piracy loh, Ouchers. Yup, semua dimulai dari diri lo sendiri, let’s say stop piracy and do some action below.

Ini Gayaku, Mana Gayamu?
Setiap orang punya keunikan masing-masing, dari cara ngomong, jalan, sampe style berpakaian. Coba liat Lady Gaga atau Kuburan, sebagian orang menilai gayanya tuh aneh bin ajaib, tapi for sure kita akuin kalo cuma mereka yang cocok dan keren dengan style-nya itu. Kuncinya cuma satu: be yourself. Ga usah jiper kalo lo dapet julukan ”miss macan” dari temen-temen di sekolah karena hobi pake pattern leopard dari ujung kepala sampe ujung kaki. Hey, it’s so you! Terinspirasi dari style orang lain sih ga haram sob, tapi beda urusan kalo lo jadi ngejiplak abis-abisan. Itu baru pembajakan namanya.

No Cheating Anymore…

Nah, ini nih yang sadar ga sadar sering banget dilakuin, tapi ga semua ngeh kalo nyontek termasuk dalam pembajakan karya cipta. Coba kalo keadaannya dibalik 360 derajat ke diri lo sendiri. Udah belajar dan ngerjain pe-er mati-matian, eh besok pagi ada aja temen yang ngebajak pe-er lo tanpa rasa berdosa. Yang rugi bukan cuma lo karena gondok kerjaan lo dicontek, tapi juga temen-temen lo yang nyontek. Ngerti juga ga apa yang dicontek. Makanya, emang udah paling bener kalo ada pe-er ato ulangan, belajar dulu supaya lancar ngerjainnya, betul anak-anak? Hehehe… Berapa pun hasil akhirnya nanti nilai ulangan lo yang penting dikerjain sendiri. Lo boleh bangga karena udah mencurahkan semua kemampuan yang ada. Kalo pun masih kurang puas, ya berarti mesti belajar lagi sob. Namanya juga pelajar ya tugasnya belajar bukan?

Makin Asli, Makin Yahud
Ayo, mending make barang asli ato yang bajakan? Mending punya sepatu keren, unik, tapi ga ada merk atau sepatu keren, pasaran, tapi KW 2? Mau boongin siapa sih? Apa yang lo pake kan mencerminkan diri lo Ouchers. Jangan takut lah dibilang ga up to date. Sama aja kalo ternyata semua barang lo adalah bajakan. Ga usah gelap mata dulu liat barang KW 1 ato KW 2. Namanya produk palsu pasti beda kualitasnya sama produk yang asli. Lagipula, sekarang banyak banget produk original yang keren, hip, dan harganya terjangkau. Lebih oke lagi, kalo lo kreatif bikin item sendiri dijamin cuma lo doang yang punya!

Hati-Hati Pembajak Cintaaa...

Haiii, lovers maniaah... Pasti udah ga sabar dong nunggu kiat-kiat aduhaiy di Love Life edisi kali ini? (pastinya!). Nah, yang mau OUCH! high light adalah piracy yang tanpa lo sadarin juga sering banget terjadi dalam dunia percintaan. Selama ini mungkin lo yang jadi korban, atau malah lo yang jadi pembajak bagi pacar ato gebetan lo. Sebelum terlambat, segeralah kawan, lo mencek indikasi-indikasi dari seorang pembajak cintaaaaa... auw!

Minta Dibayarin, Minta Ditraktirin...
Bener kata Gita Gutawa, emang dasar parasit nih tipe-tipe kayak gini. Maunya enak sendiri. Tiap nonton maunya dibayarin, makan di restoran pengennya ditraktir. Sampe pulsa handphone pun masih aja lo badok ”bagi sms yah yang, minjem telfon sebentar yah beb”. Kalo ini namanya lo bajak uang pacar lo, sob! Jangan gitu ah, pacar ato gebetan lo kan juga masih SMA, sama kayak lo yang nunggu duit jatah dari nyokap-bokap. Sekali-kali coba bilang ”yang, kali ini aku yang traktir deh” ato sharing bayar kan jadinya enak. Sama-sama ngerti keuangan masing-masing, ga ada yang dirugiiin toh?

Layanan Anter-Jemput Gratis...
Sayang sih sayang, tapi masa ke warung aja minta dianterin juga...??? Demanding banget sih... Belom lagi kalo lo ngambeg ga jelas gara-gara pacar belom sms pagi ini. Bawaaannya kepo mulu apa yang dilakuin si pacar. Bentar telfon, bentar sms. Hedeeeh, ribet banget hidup lo. Jangan jadi pembajak waktu pacar dong, dia juga punya kehidupan sendiri selain lo (tentunya). Segera insyaf nak, sebelum kekasihmu itu lariii tunggang langgang...

Satu Ga Cukup, Dua (Belum tentu) Cukup
Pacar sendiri aja udah ada, masiiih aja pengen ngebajak pacar orang! Bener-bener jiwa pembajak lo udah mendarah daging sob! Paraaah....Kayaknya kalo ga flirting ato main belakang pacar tu ga afdol kali yah? Inget sob, rumput tetangga emang selalu keliatan lebih hijau, tapi belum tentu lebih subur… Hargain dong pacar lo yang selama ini udah berusaha ngerti semua sikap lo, belum tentu ada yang bisa nge-handle lo seperti pacar lo itu...

Gimana, lo masuk indikasi yang mana, sob? Moga-moga ga ada ya…

Masih Amatir atau Udah Akut?

Bajakan? Bener ato salah ya? Wah, sebenernya salah si Ouchers, kan udah ditulis tuh di Undang-Undang Hak Cipta. Bukan itu yang mau dibahas, tapi OUCH! mau liat seberapa parah taraf keakutan lo sama barang bajakan. Let’s cekidot!

1. Lagi jalan-jalan, eh liat ada album barunya Coldplay di toko musik, apa yang
bakal lo lakuin?
A. Oke langsung beli ah, I love them.
B. Pengen cepet-cepet pulang en donlod, Mantafff.
C. Trus kenapa? Gue ga suka musik, apalagi Coldplay (beuh galak amir bos?).

2. Temen ada yang nawarin bikin CD kompilasi yang semua lagunya bebas lo pilih, lo
bakal gimana??
A. Langsung pesen 3 CD, 1 buat gue, 1 pacar, 1 buat bokap-nyokap.
B. Ah, sori Jack! Malay gue pasti entar kualitasnya ga oke, mending gue beli CD asli
dah biar mahal dikit, tapi
tetep oke kualitasnya.
C. Salah bung lo nawarin gue, orang gue ga suka musik, gimane?

3. Weits, Adidas en Nike lagi ngeluarin produk baru nih, apa yang bakal lo lakuin?
A. Cari ah barang KW-nya di Tampur ato Paul pasti ada.
B. Nabung-nabung dikit ah biar kebeli.
C. Bokek ga ada duit!

4. Apa yang lo lakuin kalo liat ada banyak film baru di bioskop?
A. Car, pacar temenin aku ke Ambassador ato Ratu Plaza mau ga? Aku mau ngeborong DVD
film banyak nih.
B. Aseeek, tema pacaran minggu ini nonton bioskop di PIM 1. Lumayan 15 ribu aje
sekali nonton.
C. Dibilangin gue bokek, udah gitu ga ada temen buat nonton. Mending nunggu di HBO
ato Star Movies aja dah.

5. Ada jam Paul Frank yang emang udah lo incer dari dulu, what you will do?
A. Tetep berangkat ke Tampur atau Paul, hari gini beli barang asli?
B. Asik, bentar lagi gue ultah minta bonyok beliin ah...
C. Gue ga pemerhati fashion sob, jadi santai ajalah.


Jawaban A antara 3 atau lebih :
Lo emang penyuka bajakan tahap Profesional sob. Jangan-jangan kalo ada kaos kaki abal lo bakal beli juga lagi. Piracy is in your blood nih. Yah, kalo bisa si dikurangin lah, hargai hasil karya orang sob. Nanti kalau barang bajakan diberantas gimana hidup lo?

Jawaban B antara 3 atau lebih :

Ya, masih dalam taraf Amatir nih. Bolehlah barang-barang yang lo pake en beli tuh produk asli. Tapi jangan boros juga sob, kita harus mengencangkan tali pinggang dan belilah yang emang kebutuhan bukan cuma keinginan doang.


Jawaban C antara 3 atau lebih :
Nah, kalo lo masuk dalam taraf Netral. Netral atau malah ga peduli dengan perkembangan yah? Musti banyak-banyak baca OUCH! lo sob, biar update terus berita, tren dan gaya hidup terkini 

Bajakan memang selalu jadi pro kontra, tapi sekarang tinggal dari lo gimana menanggapinya, okeh? Sip, see u on the next Quiz.

Piracy is (Not) A Crime..?

Kalo diartiin, kata piracy itu berarti ’pembajakan’ dan sering dikaitin dengan bajak laut (pirates). Padahal, makna piracy kalo dalam kehidupan nyata nih Ouchers, luas banget. Bukan cuma masalah bajak laut aja, tapi juga mencakup pemalsuan hak cipta, copycat, sampe nyontek! Wah, kebayang ga kalo selama ini lo bisa dikategorikan sebagai pembajak gara-gara suka nyontek kerjaan temen lo? Hiii...

Inti dari masalah bajak-membajak ini sebenernya kan “pencurian” ide ato hasil karya cipta orang lain. Kalo menurut OUCH! emang sadis banget sih, sob. Bayangin aja, untuk ngeluarin dan ngewujudin ide itu ga gampang. Eh udah setengah mati usaha, hasilnya malah dibajak dengan cuma-cuma! Coba deh rasain sendiri kalo ada temen lo yang nyontek plek-plekan pe-er kimia yang udah lo kerjain mati-matian semaleman? Enak di dia, ga enak di lo…

Ini yang jadi guilty pleasure, kata “not” di judul atas sebenernya ngegambarin realita dunia perbajakan di Indonesia. To be honest, piracy is between love and hate. Dibenci, tapi faktanya banyak juga yang suka barang bajakan dengan segala macem alesan (mungkin termasuk lo atau gue sekali pun!). Salah satu alesan, apalagi kalo bukan barang bajakan tuh murah, ya ga?! Ga semua orang mau dan bisa beli CD/DVD original. Cukup dengan 7ribu aja, lo udah bisa nonton film bioskop (bahkan, yang belom tayang) dengan kualitas gambar lumayaaaan…

Ga heran, dengan gampangnya lo bisa nemuin tas merk Marc Jacobs, atau perfume Hugo Boss di pasar atau tempat-tempat gudang bajakan dengan harga yang (gilanya) bisa 70% lebih murah dari harga aslinya. Malahan, pilihan warnanya pun lebih macem-macem dari yang asli. Gimana tuh?

Yah, OUCH! sih ga maksut ngajar-ngajarin lo semua ya, karena balik lagi itu semua hak lo, it’s up to you meeen…! Tapi, yang mau OUCH! kasih tau nih sob, pikir-pikir dulu deh sebelum akhirnya lo mutusin untuk jadi kolektor barang bajakan. Bukan cuma kualitas aja yang beda, tapi masalah piracy ini udah ada Undang-Undangnya sob. Ga maen-maen, di Pasal 72 ayat 3 Undang-undang No. 18 Tahun 2002 tentang Hak Cipta dijelasin denda bagi pengedar/pencipta/pembeli barang bajakan adalah kurungan maksimal 5 tahun penjara atau denda 500 juta.

Sekali lagi OUCH! tekanin sob, membajak atau ga adalah pilihan lo, tapi yang pasti lo tau ganjaran dari itu semua. Yang paling penting sih, di mana hati nurani lo sob? Mulailah menghargai hasil karya orang lain, kalo lo juga mau dihargai. Simpelnya sih gitu aja...

Monday, October 19, 2009

DUTCH Buka Bukaan Bareng!

Sriuss ga boong! Kamis (17/09/09) lalu, OUCH! ngajak teman-teman DUTCH buat buka-bukaan bareng di Bakso Malang Blok M Square. Hehe, maksudnya buka puasa bareng loh . Sekitar 15 orang DUTCH dateng dengan pake “putih-putih” sesuai dresscode. Wah seneng banget akhirnya bisa ktemu DUTCH lagi, we really miss you all so much!

Buka puasa emang paling pas sama yang manis dan anget-anget kayak bakso malang ini Ouchers. Kebukti deh, bakso dan es teler yang dipesen laris manis! Malah ada beberapa DUTCH yang nambah semangkok tuh. Demen apa bales dendam? Hehe... Biar ga penasaran, dateng aja sob ke Bakso Malang Blok M, di Blok M Square, UG - Gate Zambrud 1.




Selain jadi ajang reunian, acara buka-bukaan kemaren juga jadi ajang buat ngobrolin timeline schedule OUCH! edisi November. Wah, ini yang paling ditunggu-tunggu, soalnya OUCH! edisi November adalah edisinya DUTCH. Jadi, para DUTCH lah yang akan menulis, membuat artikel sampe halaman fashionnya! DUTCH yang kemaren dateng kebagian tugas sesuai kocokan yang keluar (kayak arisan gitu sistemnya) hehe…

Rahmi (SMA 68) kedapetan buat nulis rubrik Viewpoint, Ruri ( SMA 7) nulis Life Skill, Riris (SMA 6) kebagian buat nulis Inspiring Profile, Luky (SMA 77) untuk Story Of Us, Dwi (SMA 34) yang suka banget nulis My School, Aziz (SMA 61) yang super excited pas tahu kedapetan nulis Aksen, Fika (SMA 4) yang paling pas buat nulis Love Life, Intan (SMA 7) yang siap-siap Interview artis, dan Cilla (SMA 70) yang kegirangan pas tahu kalo dia megang rubrik Fashion. Ayo semangaat, kalian BISA!

Nah, sebelum memulai tugas, ada Om Ferdi (Creative OUCH!) dan Kak Dian (Deputy Editor OUCH!) yang ngasih sedikit pengarahan dan pencerahan kepada para DUTCH tentang jobdesk masing-masing. Pokoknya acara buka puasa kemaren beneran buka-bukaan deh, hehe… Tapi, seperti biasa belom afdol kalo ga ditutup sama sesi foto bareng. Waa, semua serba putih...
Last but not least, minal aidin wal faidzin ya Ouchers.. Maaf lahir bathin . Tungguin OUCH! DUTCH edition ya, bakalan surprise deh! Adios…

Nike Warehouse Sale Back Again!


“Mbak, ada size 7.5 ga?”
“Ini ukuran L-nya ada ga mas?”
“Yahh…tinggal 1 ini aja ya?”
“Mas, bisa liat yang warna biru itu?”
“Maaf pak, ini tinggal sisa 1 aja”


Kira-kira gitu tuh, Ouchers, gambaran kehebohan Nike Warehouse Sale di Surabaya tanggal 9-13 September kemaren (bayangin 1 orang ditanyain segitu banyak pertanyaan dari banyak orang dalam waktu yang bersamaan).

Setelah sukses dengan Warehouse Sale-nya yang pertama di Grand Indonesia bulan Maret lalu, kembali digelar Nike Warehouse Sale (NWS) yang kedua dengan diskon up to 70%!!. Kali ini bukan di Jakarta, tapi di Surabaya, tepatnya di Gramedia Expo. Hebohnya? Luar biasa!!

Wuahhh ternyata arek-arek Suroboyo juga penggemar Nike loh, Ouchers! Convention Hall A dan B di Gramedia Expo tempat NWS diadakan selalu fully loaded oleh pengunjung setiap harinya, dan mereka udah ngantri bahkan sebelom pintu Convention Hall dibuka pada jam 10 pagi! Semuanya semangat 45 deh ngeborong produk-produk Nike.

Harganya gimana? So pasti muraahhhh donk! Kisaran harganya dari Rp 25.000 – Rp 900.000-an. Para penggemar sneakers dan sepatu basket Nike pasti seneng banget deh dengan diskon gede-gedeannya. Tambah lagi, pas hari Sabtu dan Minggu-nya ada tambahan diskon untuk pakaian dan equipment kayak tas, bola kaki, dan yoga mat! Makin semangat deh belanjanya. Ga sempet dateng? Tunggu Nike Warehouse Sale selanjutnya ya

Roman Foot Soldier Live on Hard Rock Café Jakarta



Roman Foot Soldiers, band indie pop anak-anak Indonesia yang berbasis di Vancouver, Canada akhirnya bikin gigs di Indonesia. Di Hard Rock Café Jakarta (HRC), tepatnya Sabtu (29/08/09) lalu, Roman Foot Soldiers sukses ngebuat seisi HRC berdecak kagum dengan song list yang mereka mainin. Awalnya gigs ini mau dibuat private, tapi pada akhirnya karena jumlah penonton yang makin banyak diluar sana, jadilah gigs ini kebuka untuk umum. Band yang terdiri dari lima orang personil: Tim (vocals), Reza (bass), Gogor (guitar), Pria (guitar), Josh (keys) dan Luky (drums) mengusung indie pop yang dideskripsiin dengan “campursari” sebagai genre.

Menurut OUCH! their song is a must to hear. Rencananya mereka bakal segera merilis album mereka paling telat tahun depan di Canada dan Indonesia. For you guys who wants to know more about Roman Foot Soldiers just check out their official website! www.romanfootsoldiers.com...

Club Eighties: ”Pembajakan? No Comment! Next...”


Nih, Club Eighties kita korek-korek buat nyeritain soal album terbaru mereka plus nanyain mereka soal pembajakan yang kayaknya sekarang ini udah jadi hal yang biasa aja…

Album terbaru Club Eighties ini diluncurin sama label musik yang berbeda dari sebelumnya, Kenapa yah?
Kontrak dengan label yang lama habis dan sekarang ketemu sama label baru…

Hit single dari album terbaru ini apa?
Yang jadi single awalnya adalah 'Tak Mungkin', udah denger kan?

Apakah konsep dari album ini?
Konsep dasarnya adalah kembali ke album pertama kami, kembali ke idealis... tapi tetap nakal di setiap lagunya.

Jarak peluncuran single yang baru dengan album yang lama kan lumayan lama, apa karena semuanya sedang sibuk yah? Sibuk apa?
Materi kita sebenarnya udah ada dari akhir tahun lalu, tapi proses pergantian label lama ke yang baru ngebutuhin waktu hampir satu tahun dengan proses rekaman yang kemarin. Jadilah baru sekarang single-nya keluar...

Acara–acara apa nih yang akan dibuat oleh Club Eighties untuk mengembalikan kerinduan Clubbers?
Langkah awal dari album ini , kita di bulan puasa ini kan jalan promo media cetak dan elektronik, setelah lebaran baru buat launching album…

Apa yang diharapkan oleh kalian sama album terbaru ini?
Laris di pasaran... Hehehe...

Gimana sih menurut kalian soal masalah pembajakan di Indonesia?
No comment, next...

Kalo CD yang dibajak kan biasa ya, kalo style kalian di bajak sama band lain, gimana menurut kalian?
Akur, kita juga banyak nyontek style orang kok... tinggal gimana brengseknya aja tuh orang make style itu...

Karena kasus pembajakan yang semakin marak, banyak artis yang mulai ngejual lagunya lewat RBT. Menurut kalian, mana yang lebih menguntungkan apakah penjualan lewat RBT ato penjualan album seperti biasa?
Kalo ngeliat trendnya terbukti sekarang ga ada lagi orang yang punya kebanggan punya kaset atau cd, mereka cukup suka, trus pasang RBT di HP nya... Jelas RBT lebih menguntungkan.. Tapi Club Eighties di album ini tetap membuat packaging cd dan kaset dengan konsep yang nakal. Siapa tahu akan banyak orang ingin punya cd atau kasetnya (tetep jualan...) hehehe.

Bagaimana pertahanin style berpakaian kalian di jaman sekarang ini?
Sudah terbentuk ke-norak-an style dari setiap personilnya, dan di album ini memang kita lebih milih buat pake style yang lebih jaman sekarang dengan tidak melepas ke-norak-an 80an.

So… Ouchers, ada yang mau nyontek style Club Eighties?

Step by Step to Create Your Original Look!

“STOP PIRACY!” pembajakan itu emang ga baik dan ngelanggar hukum, tapi untuk fashion… wah…lo harus siap untuk dibajak gayanya! karena, tips fashion kali ini adalah ‘Step by Step to Create Your Original Look’.

1. Tentuin lo mau bergaya apa!
Punk, Classy, Vintage or Fashion Up to Date?

2. Tentuin bagian mana yang mau lo rubah en dijadiin signature look
Rambut:
Berubah jadi pendek, panjang, asimmetris (sebelah kanan lebih panjang daripada
sebelah kiri, atau sebaliknya), klimis, kriting, kribo, lurus, kaku, dan masih
banyak lagi gaya lainnya...

Dandanan:

Dandanan wajah jadi hitam semua, jadi merah semua, atau pakai eyeshadow yang
aneh-aneh (dibentuk pelangi, motif hati, polkadot or anything). Bisa juga pake
satu gaya untuk semua kegiatan, misalnya, kemanapun pergi selalu pakai lipstick
merah darah atau selalu smokey eyes biru…

Baju:
Nah, disini itu reallisasi dari tips no.1 ! Misalnya, lo mau punya signature look
yang rock n’ roll, ya lo harus siap banget tuh dengan jaket kulit, celana skinny,
boots skin head atau doc martens. Atau lo mau punya gaya yang vintage, harus
rajin – rajin hunting barang-barang vintage di pasar senen atau pasar baru.
Jangan lupa cek foto-foto lama Oma dan Nyokap-Bokap lo ya!

Aksesoris:
Semua tau Tessy kan??? Nah, signature looknya dia kan cincin yang banyak tuh! Lo
bisa juga nyontoh dari dia, misalnya selalu pake gelang dengan jumlah 12 atau
pakai kalung selalu 3 tumpuk.

3. Trial and Error
Lo harus berani untuk eksperimen sama signature look yang lo pilih! Ga mau kan,
signature look lo tetep aja dibilang nyontek dari artis manaaa gitu... Eksperimen
dan lihat reaksi orang-orang tentang gaya lo.

4. Dare to be different!

Harus PD dan berani beda!!! Karena PD lo itu yang bikin signature style lo
terlihat ‘WOW’ di depan orang banyak! Jangan lupa rajin latihan ekspresi di depan
kaca!

5. The last and the most important thing in creating your signature style:
Jangan lupa perhatiin bentuk badan dan kenyamanan lo sendiri... Jangan sampe lo
cuma jadi korban fashion! Mau bergaya keren tapi kok malah sengsara… Bagus kalau
sengsara karena dicontek gayanya, nah kalo dikira orang gila gara-gara pake baju
compang-samping gimana? Niatnya sih mau gaya street-punk gitu tapi malah dikira
gembel…

Nah… kalo udah kayak gini, tinggal di praktekin deh! Jangan lupa untuk melatih mental, karena bisa aja habis ini semua orang di sekitar lo ngikutin gaya lo! IT’S IN YOU, LET IT OUCH!